Скачать презентацию TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM UU NO 11 TAHUN Скачать презентацию TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM UU NO 11 TAHUN

8bda5cc31f3d6a5b5a613ad6b95e0230.ppt

  • Количество слайдов: 18

TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM UU NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM UU NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (ITE) DAN PP NO. 82 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (PSTE) Ary Fitria Nandini Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika 9 September 2015

§ Name: Ary Fitria Nandini § Graduated from: Magister Degree from University of Indonesia § Name: Ary Fitria Nandini § Graduated from: Magister Degree from University of Indonesia (2010), Bachelor Degree from Padjadjaran University (2006) § Work as Legal and Cooperation Drafter and Analyst on Directorate General of ICT Applications, Ministry of Communication and Iinformation Technology § Legal and rules drafter activities: Government Regulation Number 82 Year 2012 on the Implementation of Electronic System and Electronic Transaction, Minister Act Number 19 Year 2014 on the Handling of Websites with Negative Content, Minister Act Number 36 Year 2014 on the Registration of Electronic System Authority, Draft of Revision of Law Number 11 Year 2008 on Electronic Information and Electronic Transaction, Several draft of laws, government regulations, president regulations, and minister acts. § Residence in foreign countries in relation to the candidate’s professional or academic interests: § Indonesian Delegates in The 1 st ICT Cluster Meeting for Brunei Darussalam-Indonesia -Malaysia-Phillippines East Asian Growth Area(BIMP-EAGA), held in Kota Kinabalu, Malaysia (2013); § Indonesian Delegates in ASEAN/UNCTAD Preparatory Workshop on The Review of ECommerce Laws Harmonization in ASEAN, held in Cebu, Philippines (2012); § Indonesian Delegates in E-Commerce Steering Group (ECSG) Meeting-Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), held in San Francisco, California, year 2011.

Disadur dari: Saiful Hidayat, 2010 Disadur dari: Saiful Hidayat, 2010

§ Pasal 1 angka 12 : Definisi § Pasal 11: Kekuatan hukum dan akibat § Pasal 1 angka 12 : Definisi § Pasal 11: Kekuatan hukum dan akibat hukum Tanda Tangan Elektronik § Pasal 12: Pengamanan Tanda Tangan Elektronik Sumber gambar: http: //icindiatech. com

Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi, Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi, atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi. (Pasal 1 angka 12 UU ITE) Sumber gambar: https: //chrispacia. files. wordpress. com/

TTE MEMILIKI KEKUATAN HUKUM DAN AKIBAT HUKUM YANG SAH SELAMA MEMENUHI PERSYARATAN SBB: a. TTE MEMILIKI KEKUATAN HUKUM DAN AKIBAT HUKUM YANG SAH SELAMA MEMENUHI PERSYARATAN SBB: a. data b. c. d. e. f. pembuatan TTE terkait hanya kepada Penanda Tangan; data pembuatan TTE pada saat proses penandatanganan elektronik hanya berada dalam kuasa Penanda Tangan; segala perubahan terhadap TTE yang terjadi setelah waktu penandatanganan dapat diketahui; segala perubahan terhadap Informasi Elektronik yang terkait dengan TTE tersebut setelah waktu penandatanganan dapat diketahui; terdapat cara tertentu yang dipakai untuk mengidentifikasi siapa Penandatangannya; dan terdapat cara tertentu untuk menunjukkan bahwa Penanda Tangan telah memberikan persetujuan terhadap Informasi Elektronik yang terkait. http: //www. indowarta. co

a. Sistem tidak dapat diakses oleh Orang lain yang tidak berhak; a. Sistem tidak dapat diakses oleh Orang lain yang tidak berhak;

TANDA TANGAN ELEKTRONIK (TTE) § Pasal 52 dan 53 Pengaturan Umum TTE § Pasal TANDA TANGAN ELEKTRONIK (TTE) § Pasal 52 dan 53 Pengaturan Umum TTE § Pasal 54 jenis tanda tangan elektronik § Pasal 55 Data Pembuatan Tanda Tangan Elektronik § Pasal 56 Proses Penandatanganan § Pasal 57 Kewajiban Penyelenggara TTE § Pasal 58 Identifikasi TTE

§ TTE berfungsi sebagai alat autentikasi dan verifikasi atas: ü identitas Penanda Tangan; dan § TTE berfungsi sebagai alat autentikasi dan verifikasi atas: ü identitas Penanda Tangan; dan ü keutuhan dan keautentikan Informasi Elektronik. § TTE dalam Transaksi Elektronik berfungsi sebagai persetujuan Penanda Tangan atas IE/DE yang ditandatangani dengan TTE tersebut. § Jika terjadi penyalahgunaan TTE oleh pihak lain, beban pembuktian pada PSE. Sumber gambar: http: //www. infosec. gov. hk

§ Tanda Tangan Elektronik meliputi: Ø TTE tidak tersertifikasi; dan Ø TTE tersertifikasi. § § Tanda Tangan Elektronik meliputi: Ø TTE tidak tersertifikasi; dan Ø TTE tersertifikasi. § TTE tidak tersertifikasi dibuat tanpa menggunakan jasa penyelenggara sertifikasi elektronik. § TTE tersertifikasi harus memenuhi persyaratan: Ø dibuat dengan jasa penyelenggara sertifikasi elektronik; Ø dibuktikan dengan Sertifikat Elektronik. Sumber gambar: http: //darmansyah. weblog. esaunggul. ac. id

 Data Pembuatan TTE wajib secara unik merujuk hanya kepada Penanda Tangan dapat digunakan Data Pembuatan TTE wajib secara unik merujuk hanya kepada Penanda Tangan dapat digunakan untuk mengidentifikasi Penanda Tangan. Data Pembuatan TTE dapat dibuat oleh Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik atau Pendukung Layanan Tanda Tangan Elektronik. Penanda Tangan wajib menjaga kerahasiaan bertanggung jawab atas Data Pembuatan TTE. dan

1. Seluruh proses pembuatan Data Pembuatan TTE dijamin keamanan dan kerahasiaannya oleh Penyelenggara TTE 1. Seluruh proses pembuatan Data Pembuatan TTE dijamin keamanan dan kerahasiaannya oleh Penyelenggara TTE atau Pendukung Layanan TTE; 2. Jika menggunakan kode kriptografi, Data Pembuatan TTE harus tidak dapat dengan mudah diketahui dari data verifikasi TTE melalui penghitungan tertentu, dalam kurun waktu tertentu, dan dengan alat yang wajar; 3. Data Pembuatan TTE tersimpan dalam suatu media elektronik yang berada dalam penguasaan Penanda Tangan; dan 4. data yang terkait dengan Penanda Tangan wajib tersimpan di tempat atau sarana penyimpanan data, yang menggunakan sistem terpercaya milik Penyelenggara TTE atau Pendukung Layanan TTE yang dapat mendeteksi adanya perubahan dan memenuhi persyaratan: a. hanya orang yang diberi wewenang yang dapat memasukkan data baru, mengubah, menukar, atau mengganti data; b. informasi identitas Penanda Tangan dapat diperiksa keautentikannya; dan c. perubahan teknis lainnya yang melanggar persyaratan keamanan dapat dideteksi atau diketahui oleh penyelenggara.

 Pada proses penandatanganan wajib dilakukan mekanisme untuk memastikan Data Pembuatan TTE: a. masih Pada proses penandatanganan wajib dilakukan mekanisme untuk memastikan Data Pembuatan TTE: a. masih berlaku, tidak dibatalkan, atau tidak ditarik; b. tidak dilaporkan hilang; c. tidak dilaporkan berpindah tangan kepada orang yang tidak berhak; dan d. berada dalam kuasa Penanda Tangan. Sebelum dilakukan penandatanganan, Informasi Elektronik yang akan ditandatangani wajib diketahui dan dipahami oleh Penanda Tangan. https: //www. google. com/search? q=gambar+hukum+dan+keadilan&biw=1600&bih=789&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=X 4 ar. VJ 3 GEMGcug. SUt. YDo. CQ&ved=0 CAYQ_AUo. A Q#tbm=isch&q=gambar+tanda+tangan+elektronik+atau+digital&facrc=_&imgdii=h. Sj 4 sb. Nhu. Ql 28 M%3 A%3 Bt. Wg. M 575 IV_l. RPM%3 A%3 Bh. Sj 4 sb. Nhu. Ql 28 M%3 A&imgrc=h. Sj 4 sb. N hu. Ql 28 M%253 A%3 Bh. YZNx. Zw. Rcnwn. LM%3 Bhttp%253 A%252 Fitgid. org%252 Fwp-content%252 Fuploads%252 F 2014%252 F 11%252 FTanda-tangan-digital 620 x 249. jpg%3 Bhttp%253 A%252 Fitgid. org%252 Fmulai-tahun-depan-tanda-tangan-elektronik-bakal-diberlakukan%252 F%3 B 620%3 B 249

 Persetujuan Penanda Tangan terhadap Informasi Elektronik yang akan ditandatangani dengan TTE wajib menggunakan Persetujuan Penanda Tangan terhadap Informasi Elektronik yang akan ditandatangani dengan TTE wajib menggunakan mekanisme afirmasi dan/atau mekanisme lain yang memperlihatkan maksud dan tujuan Penanda Tangan untuk terikat dalam suatu Transaksi Elektronik. Metode dan teknik yang digunakan untuk membuat TTE paling sedikit harus memuat: a. Data Pembuatan Tanda Tangan Elektronik; b. waktu pembuatan Tanda Tangan Elektronik; dan c. Informasi Elektronik yang akan ditandatangani. Perubahan TTE dan/atau Informasi Elektronik yang ditandatangani setelah waktu penandatanganan wajib diketahui, dideteksi, atau ditemukenali dengan metode tertentu atau dengan cara tertentu.

 Penyelenggara TTE dan/atau Pendukung Layanan TTE wajib bertanggung jawab atas penggunaan Data Pembuatan Penyelenggara TTE dan/atau Pendukung Layanan TTE wajib bertanggung jawab atas penggunaan Data Pembuatan Tanda Tangan Elektronik atau alat pembuat TTE. Penyelenggara TTE dan Pendukung Layanan TTE wajib menggunakan alat pembuat TTE yang menerapkan teknik kriptografi dalam proses pengiriman dan penyimpanan TTE.

 Sebelum Tanda Tangan Elektronik digunakan, Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik wajib memastikan identifikasi awal Sebelum Tanda Tangan Elektronik digunakan, Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik wajib memastikan identifikasi awal Penanda Tangan dengan cara: a. Penanda Tangan menyampaikan identitas kepada Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik; b. Penanda Tangan melakukan registrasi kepada Penyelenggara atau Pendukung Layanan Tanda Tangan Elektronik; dan c. Dalam hal diperlukan, Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik dapat melimpahkan secara rahasia data identitas Penanda Tangan kepada Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik lainnya atau Pendukung Layanan Tanda Tangan Elektronik dengan persetujuan Penanda Tangan. Mekanisme yang digunakan oleh Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik untuk pembuktian identitas Penanda Tangan secara elektronik wajib menerapkan kombinasi paling sedikit 2 (dua) faktor autentikasi. Proses verifikasi Informasi Elektronik yang ditandatangani dapat dilakukan dengan memeriksa Data Pembuatan Tanda Tangan Elektronik untuk menelusuri setiap perubahan data yang ditandatangani.

TERIMA KASIH ary. fitria. nandini@kominfo. go. id TERIMA KASIH ary. fitria. [email protected] go. id