580986319c49115f361364b4b614b0a5.ppt
- Количество слайдов: 36
Pemodelan Keputusan Marimin Karsodimejo marimin_07@yahoo. com 1
TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN Fungsi Manajemen Hirarki • Perencanaan Top Level • “Staffing” • Pengorganisasian • Pelaksanaan Up Medium Low • Monitoring Lower Sifat • Directif • Strategis • Taktis • Operasional • Evaluasi Ø Cara 1. Dengan Intuisi 2. Dengan Analisa Keputusan 2
Tabel: Permasalahan manajemen Jangka Lingkungan Sifat Direktif Panjang Dinamis dan probalistik intuitif Arahan-arahan strategis yang kadang bersifat intuitif Strategis Panjang Dinamis dan mempengaruhi faktor-faktor dengan kepastian yang sangat rendah Tidak bisa diprogram karena preferensi pengambil keputusan perlu masuk secara utuh Taktis Menengahpendek Dinamis dan mempengaruhi faktor-faktor dengan asumsi kepastian yang tinggi Bisa dibuat program dengan masukan preferensi pengambil keputusan Operasional Pendek Dianggap statik dan tidak mempengaruhi faktor-faktor Bisa dibuat program karena sifatnya berulang 3
LINGKUNGAN • Tidak Pasti • Kompleks • Dinamis • Persaingan • Terbatas Kecerdasan Bingung cemas • Pilihan Intuisi Persepsi • Informasi Falsafah Keputusan Hasil • Preferensi (Logika tidak dapat diperiksa) Rasa tidak Enak Berfikir Bertindak Puji Cela. Senang Sedih REAKSI Gambar : Pengambilan Keputusan dengan Intuisi 4
ANALISA KEPUTUSAN (Normatif) LINGKUNGAN • Tidak Pasti • Kompleks • Dinamis • Persaingan • Terbatas Kecerdasan Persepsi Falsafah • Alternatif 2 • Pilihan • Penetapan kemungkinan • Informasi • Struktur Model • Preferensi Logika Keputs. Hasil • Penetapan Nilai • Preferensi Waktu • Preferensi Risiko Sensitifitas nilai informasi Bingung cemas Berfikir Rasa tidak Pandangan Enak ke dalam Senang P Bertindak uji Cela Sedih REAKSI Gambar : Pengambilan Keputusan dengan Analisa Keputusan 5
KOMPONEN KEPUTUSAN Ø Alternatif Keputusan Ø Kriteria Keputusan Ø Bobot Kriteria Ø Model Penilaian Ø Model Penghitungan Ø Tipe Pengambil Keputusan 6
MODEL PENILAIAN 1. Menggunakan Nilai Numerik (Nyata) Kriteria dan atau alat ukurnya jelas (obyektif) • Sebagai misal Suhu Ruang (termometer) • Tinggi Badan • Berat Badan • Hasil perhitungan dengan rumus yang jelas: • BCR (Benefit/Cost Ratio) • IRR (Internal Rate of Return) • NPV (Net Present Value) 7
MODEL PENILAIAN 2. Menggunakan Skala Ordinal Kriteria kompleks melibatkan presepsi (subyektif) Jumlah skala 3; 5; 7 (disarankan ganjil) • Sebagai misal Rasa Minuman TEH (5 Skala) • • 2. Tidak Enak 5. Sangat enak • • 1. Sangat tidak enak 4. Enak 3. Cukup Enak Stabilitas Politik (3 Skala) . 1. Kurang Stabil 3. Sangat Stabil . 2. Stabil 8
MODEL PENILAIAN 3. Menggunakan Nilai Perbandingan Berpasangan Misal pada AHP :
Model Penilaian Fuzzy (trapezoidal) usia penduduk 10
Model Penilaiann Fuzzy Tingkat Kemiskinan Penduduk 11
Ø Latihan Model Penilaian Berikan contoh kasus penerapan metode penilaian dengan: • Terukur Jelas • Skala Ordinal • Preferensi Fuzzy 12
PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS INDEKS KINERJA A. METODE BAYES B. METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) C. COMPOSIT PERFORMANCE INDEX (CPI) 13
Pemilihan Metode • Penilaian Tidak Seragam CPI • Penilaian seragam Bayes atau MPE • Apabila skala penilaian ordinal MPE • Apabil nilai alternatif adalah terukur nyata Bayes 14
MATRIK KEPUTUSAN : ALTERNATIF KRITERIA K 1 K 2 …. . Kn NILAI ALT. KEP. ALT 1 V 12 …. . V 1 n Nk 1 ALT 2 V 21 V 22 …. . V 2 n Nk 2 ALT 3 RANGKING ALT. KEP. : : : ALTm Vm 1 Vm 2 …. . Vmn BOBOT B 1 B 2 …. . Bn Nkm MODEL PENGHITUNGAN 1. BAYES : Nki = 2. Per. Eksponensial : n Σ= 1 j n Vij * Bj , Nki = n Σ= 1 j Bj = 1. 0 (Vij ) Bj , Bj = Bulat >0 3. Composite Performance Indeks (CPI) 15
Contoh Kasus = • Fokus = Pemilihan media iklan yang sesuai • Alternatif = 1. Radio 2. Televisi 3. Surat Kabar • Kriteria = 1. Jangkauan 2. Efektifitas Pesan 3. Biaya • Metode Penilaian = ordinal 1. Sangat Kurang 4. Bagus 2. Kurang 3. Biasa 5. Sangat Bagus 16
• Matrik Keputusan Alternatif Kriteria Nilai Keputusan Jangkauan Eff. Biaya 1. Radio 4 4 3 2. Televisi 4 5 2 3. Surat Kabar 4 3 4 0, 3 0, 4 0, 3 3 4 3 Bobot Bayes MPE Hasil Survey Ditentukan Bayes MPE Ditentukan 17
A. METODE BAYES • Merupakan teknik yang digunakan untuk melakukan analisis dalam pengambilan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif • Persamaan Bayes yang digunakan untuk menghitung nilai setiap alternatif disederhanakan menjadi : dimana: m Total Nilai i = Nilai ij (Kritj) j = 1 Total Nilai i= total nilai akhir dari alternatif ke-i Nilai ij = nilai dari alternatif ke-i pada kriteria ke-j Krit j = tingkat kepentingan (bobot) kriteria ke-j i = 1, 2, 3, …n; n = jumlah alternatif j = 1, 2, 3, …m; m = jumlah kriteria 18
Contoh Kasus = • Fokus = Pemilihan media iklan yang sesuai • Alternatif = 1. Radio 2. Televisi 3. Surat Kabar • Kriteria = 1. Jangkauan 2. Efektifitas Pesan 3. Biaya • Metode Penilaian = ordinal 1. Sangat Kurang 4. Bagus 2. Kurang 3. Biasa 5. Sangat Bagus 19
Tabel: Matrik keputusan penilaian media iklan yang sesuai dengan Teknik Bayes Alternatif Jangkauan Efektvitas Biaya Nilai Alternatif 1. Radio 4 4 3 3, 7 2 2. Televisi 4 5 2 3, 8 1 3. Surat Kabar 4 3, 6 3 0, 4 0, 3 Bobot Kriteria Peringkat • Nilai (Radio) = 4 (0, 3) + 4 (0, 4) + 3 (0, 3) = 3, 7 • Dengan menggunakan perumusan Bayes, diperoleh nilai alternatif 1, 2, dan 3 masing-masing 3, 7; 3, 8; dan 3, 6 sehingga didapat alternatif yang terurut dari yang terbaik adalah alternatif 2, 1, dan 3. 20
• Matrik Keputusan Alternatif Kriteria Nilai Keputusan Jangkauan Eff. Biaya Bayes 1. Radio 4 4 3 3, 7 (2) 2. Televisi 4 5 2 3, 8 (1) 3. Surat Kabar 4 3, 6 (3) 0, 3 0, 4 0, 3 3 4 3 Bobot Bayes MPE 21
B. METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) • Merupakan salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak • Teknik ini digunakan sebagai pembantu bagi individu pengambilan keputusan untuk menggunakan rancang bangun model yang telah terdefinisi dengan baik pada tahapan proses Ø Prosedur MPE • Formulasi perhitungan skor untuk setiap alternatif dalam metoda perbandingan eksponensial adalah: m Total nilai (TNi) = (RK ij)TKK j j=1 22
dengan : TNi = Total nilai alternatif ke -i RK ij = derajat kepentingan relatif kriteria ke-j pada pilihan keputusan i TKK j = derajat kepentingan kritera keputusan ke-j; TKKj > 0; bulat n = jumlah pilihan keputusan m = jumlah kriteria keputusan • Penentuan tingkat kepentingan kriteria dilakukan dengan cara wawancara dengan pakar atau melalui kesepakatan curah pendapat. • Penentuan skor alternatif pada kriteria tertentu dilakukan dengan memberi nilai setiap alternatif berdasarkan nilai kriterianya 23
ØKeuntungan Metode MPE • Mengurangi bias yang mungkin terjadi dalam analisa • Nilai skor yang menggambarkan urutan prioritas menjadi besar (fungsi eksponensial) ini mengakibatkan urutan prioritas alternatif keputusan lebih nyata 24
• Matrik Keputusan Alternatif Kriteria Nilai Keputusan Jangkauan Eff. Biaya Bayes 1. Radio 4 4 3 3, 7 (2) 2. Televisi 4 5 2 3, 8 (1) 3. Surat Kabar 4 3, 6 (3) 0, 3 0, 4 0, 3 3 4 3 Bobot Bayes MPE • Nilai(Radio) = 4^3 + 4^4 + 3^3 = 64 + 256 + 27 = 347 • Nilai(Televisi) = ? Nilai(Surat Kabar) = ? 25
Evaluating Hardware and Software Hardware Evaluation Factors • • Performance Cost Reliability Compatibility Technology Connectivity Scalability Support • Software • Alternatif : laptop, smartphone, PC • : Kriteria : cost (0. 3), technology (0. 3), performance (0. 4) • Metode Bayes Software Evaluation Factors • • Quality Flexibility Security Connectivity Language Documentation Hardware Efficiency • Alternatif : windows, linux, mac. OS • Kriteria : security (4), documentation (3), cost(3) • Metode MPE 26
Latihan Penerapan Metode Bayes dan MPE • Fokus = • Alternatif = 1. 2. 3. • Kriteria = 1. 2. 3. • Metode Penilaian : ordinal (generik) 1. Sangat Kurang 4. Bagus 2. Kurang 3. Biasa 5. Sangat Bagus 27
• Matrik Keputusan Alternatif Kriteria Nilai Keputusan Bayes MPE 1. 2. 3. Bobot Bayes MPE 28
C. COMPOSIT PERFORMANCE INDEX (CPI) Ø Merupakan indeks gabungan (Composite Index) yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian atau peringkat dari berbagai alternatif (i) berdasarkan beberapa kriteria (j). Formula yang digunakan dalam teknik CPI : Aij = Xij (min) x 100 / Xij (min) A(i + 1. j) = (X(I + 1. j) )/ Xij (min) x 100 Iij = Aij x Pj Ii n = (Iij) j =1 29
Keterangan: Aij = nilai alternatif ke-i pada kriteria ke – j Xij (min) = nilai alternatif ke-i pada kriteria awal minimum ke-j A(i + 1. j) = nilai alternatif ke-i + 1 pada kriteria ke – j X(i + 1. j) = nilai alternatif ke-i + 1 pada kriteria awal ke – j Pj = bobot kepentingan kriteria ke – j Iij = indeks alternatif ke-i Ii = indeks gabungan kriteria pada alternatif ke –i i = 1, 2, 3, …, n j = 1, 2, 3, …, m 30
• Sebagai ilustrasi, terdapat 3 alternatif yang dinilai yaitu Software House, Internet Provider, Production House dengan kriteria kelayakan IRR (Internal Rate of Return), B/C (Benefit/Cost Ratio) dan Pay Back Period (waktu pengembalian modal) Tabel: Matrik awal penilaian alternatif pemilihan usaha yang paling layak Kriteria Alternatif IRR (%) B/C PBP (Thn) 1. Software House 30 1, 1 5 2. Internet Provider 20 1, 15 6 3. Production House 25 1, 2 4 0, 3 0, 4 0, 3 Bobot Kriteria 31
Prosedur Penyelesaian CPI • Identifikasi kriteria tren positif (semakin tinggi nilaianya semakin baik) dan tren negatif (semakin rendah nilainya semakin baik) • Untuk kriteria tren positif, nilai minimum pada setiap kriteria ditranspormasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditranspormasi secara proporsional lebih tinggi. • Untuk kriteria tren negatif, nilai minimum pada setiap kriteria ditranspormasi ke seratus, sedangkan nilai lainnya ditranspormasi secara proporsional lebih rendah. • Perhitungan selanjutnya mengikuti prosedur Bayes. 32
Identifikasi tren: Kriteria Alternatif IRR (%) B/C PBP (Thn) 1. Software House 30 1, 1 5 2. Internet Provider 20 1, 15 6 3. Production House 25 1, 2 4 0, 3 0, 4 0, 3 + + - Bobot Kriteria IRR : semakin besar nilai IRR, maka keuntungan akan semakin meningkat tren positif B/C: semakin besar rasio B/C, maka keuntungan akan semakin besar tren positif PBP: semakin kecil nilai PBP, maka waktu pengembalian modal akan semakin cepat tren negatif 33
Transformasi nilai Alternatif Kriteria IRR 1. Software House 2. Internet Provider B/C Peringkat 100 3. Production House Bobot Kriteria PBP (Thn) Nilai Alternatif 100 0, 3 0, 4 0, 3 Panduannya adalah sebagai berikut: Untuk tren (+), nilai terkecil dijadikan sebagai penyebut supaya nilai yang lebih besar akan tetap lebih besar. Untuk tren (-), nilai terkecil dijadikan sebagai pembilang supaya nilai yang lebih besar akan relatif lebih kecil dari nilai terkecil. 34
Tabel: Matrik hasil transformasi melalui teknik perbandingan indeks kinerja Alternatif IRR B/C PBP (Thn) Nilai Alternatif 1. Software House 150 100 80 109 2 2. Internet Provider 100 104, 5 66. 7 91, 8 3 3. Production House 125 109, 1 100 111, 1 1 0, 3 0, 4 0, 3 Bobot Kriteria Peringkat Dengan demikian alternatif 3 yaitu Production House peringkat 1. 35
Latihan • Berikut adalah hasil penilaian dari 4 alternatif target lokasi penjualan produk furnitur dengan tipe minimalis Kriteria Alternatif Jarak Penjualan Kwartal lalu Rata-rata waktu pelunasan Bandung 1092 set 3 bulan Jakarta 429 km 1820 set 8 bulan Semarang 48 km 728 set 10 bulan Surabaya 238 km 1456 set 5 bulan Bobot kriteria • 342 km 0. 3 0. 5 0. 2 Tentukan urutan lokasi target potensial menggunakan CPI 36


