Скачать презентацию APLIKASI KULIAH SANITASI INDUSTRI Sri Luwihana D Скачать презентацию APLIKASI KULIAH SANITASI INDUSTRI Sri Luwihana D

e6c889bb38e832af644909b59eece4b4.ppt

  • Количество слайдов: 9

APLIKASI KULIAH SANITASI INDUSTRI Sri Luwihana D. APLIKASI KULIAH SANITASI INDUSTRI Sri Luwihana D.

1. Microbial Contamination After Sanitation Of Food Contact Surfaces In Dairy And Meat Processing 1. Microbial Contamination After Sanitation Of Food Contact Surfaces In Dairy And Meat Processing Plant (Jarmila Schlegelova, Vladimir Babak, Martina Holasova, Lucie Konstantinova, Lenka Necidova, Frantisek Sisak, Hana Vlkova, Petr Roubal and Zoran Jaglic). Czech J. Food Sci. , 28: 450 -461 • Selama kurun waktu 2005 -2006 diteliti: bahan mentah, produk makanan, permukaan kontak setelah sanitasi • 3 dairy cattle farms (120 sampel), 1 dairy (124 sampel), 2 meat processing plant (160 sampel) • 1409 isolat diidentifikasi • Jumlah kontaminasi bakteri menurun selama proses produksi (kontaminasi pada food product, raw material)

 • Kontaminasi pada permukaan kontak relatif tinggi even after sanitation • Profil mikrobiologi • Kontaminasi pada permukaan kontak relatif tinggi even after sanitation • Profil mikrobiologi spesifik didapatkan pada permukaan bagian dalam peralatan yang terkait erat dg multi-resistant persisting strain dalam komunitas biofilm (staphylococci) • Salmonella spp. , shiga-toxin positive E. coli mengkontaminasi meat processing plants. • Isolat B. cereus (76%) sbg diarrhogenic enterotoxin terutama pada permukaan dalam alat dan heat-treated product.

Material and methods • Samples (raw material, swab and product), inside or open surfaces Material and methods • Samples (raw material, swab and product), inside or open surfaces of equipment • Group of samples (dairy farms: rm, swab, inside; dairy plant : rm, s (inside&open), pasteurized product; pig and cattle slaughter house: em, s(open), meat product; poultry slaughter house: rm, s(open), meat products)

Sugestion • Microbial biofilms should be treated in the early stages of development (at Sugestion • Microbial biofilms should be treated in the early stages of development (at least several times during the food-processing operation) and with disinfectants enriched with suitable hydrolysing enzymes • Allowing the surfaces of open equipment to dry showed to be more efficient for the devitalisation of microorganisms than sanitation per se

2. Water supply, sanitation and health risks in Yaounde, Cameroon (Kuitcha Dorice, Kamgang Kabeyene 2. Water supply, sanitation and health risks in Yaounde, Cameroon (Kuitcha Dorice, Kamgang Kabeyene Beyala Veronique, Sigha Nkamjou Iuc, Lienou Gaston and Ekodeck Georges Emmanuel) African J. Environmental Science and Tech. 2008. 2(11): 378 -3862. • Masalah lingkungan yang serius karena pertumbuhan penduduk dan urbanisasi cepat • Maret 2007, dilakukan penelitian kesulitan suplai air, masalah sanitasi dan kesehatan utk mengetahui impak kondisi higiene di beberapa quarter

 • Melibatkan 1397 rumah tangga meliputi 7 quarter pemukiman (17% rumah tangga hanya • Melibatkan 1397 rumah tangga meliputi 7 quarter pemukiman (17% rumah tangga hanya berlangganan PAM), dari rumah tangga yg tidak berlangganan PAM: 56% air mancur, 17% sumur, 4% mata air, bore-holes 0, 07% , sungai 0, 001%) • Sumur, mata air & sungai ini tercemar o. k pencemaran mck • Masalah kesehatan: malaria 100%, diare 24%, disentri 24%, tipoid 0, 07% penyakit kulit 0, 07% • Hasil penelitian menunjukkan: masalah utama yg harus dipecahkan adalah in charge of lingkungan & kesehatan in a context to fight against poverty in Cameroon

3. Food sanitation practices in restaurants of Ramallah and Al-Bireh district of Palestine I. 3. Food sanitation practices in restaurants of Ramallah and Al-Bireh district of Palestine I. A. Al-Khatib and S. M. Al-Mitwall (Eastern Mediterranian Health J. 2009. 15(4): 951 -958 • Safe handling of food di restoran merupakan elemen utama dalam mereduksi foodborne illness • Yg diteliti: pengetahuan dan pelaksanaan keamanan pangan oleh pekerja restoran • Sebagian besar pekerja tidak memiliki pengalaman bekerja sebelumnya di restoran • 63, 4% tidak menerima pelatihan sanitasi dan keamanan pangan.

 • Kebanyakan restoran di kamp pengungsi, desa dan kota hanya 1 pekerja, kekurangan • Kebanyakan restoran di kamp pengungsi, desa dan kota hanya 1 pekerja, kekurangan dasar sanitasi dan keamanan pangan(seperti air panas dan pencucian bahan) • Banyak pekerja memiliki sedikit pelaksanaan higiene pribadi • Diperlukan pelatihan untuk pemilik dan staf untuk meningkatkan praktek penanganan pangan dan standar