Скачать презентацию 2013 COP ACADEMY POWERED BY LN CERTIFICATE OF Скачать презентацию 2013 COP ACADEMY POWERED BY LN CERTIFICATE OF

d19e6b0a2c5771b20cd72d850b5eda22.ppt

  • Количество слайдов: 40

2013 COP ACADEMY POWERED BY LN CERTIFICATE OF PROFICIENCY PREPARATION PROGRAM LISTED MENTOR - 2013 COP ACADEMY POWERED BY LN CERTIFICATE OF PROFICIENCY PREPARATION PROGRAM LISTED MENTOR - GUIDE FOR MENTEES

MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI • Merupakan fondasi dari perencanaan keuangan • Namun belum semua orang MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI • Merupakan fondasi dari perencanaan keuangan • Namun belum semua orang mampu dan mau mengelola keuangannya dengan baik. • Mampu terkait dengan pengetahuan dan tool yang memadai yang tidak mudah didapat dengan biaya terjangkau. • Mau terkait dengan sikap dan perilaku seseorang. • Program COP dari FPSB Indonesia diselenggarakan dengan harapan agar tersedia lebih banyak ahli dibidang pengelolaan keuangan untuk dirinya sendiri dan dapat membantu masyarakat Indonesia agar bisa mengelola keuangannya dengan baik.

MANFAAT PROGRAM COP • Materi pelatihan mengelola keuangan yang simpel namun berbobot. • Dibimbing MANFAAT PROGRAM COP • Materi pelatihan mengelola keuangan yang simpel namun berbobot. • Dibimbing oleh Listed Mentor FPSB Indonesia yang telah melalui program penyegaran dan ahli menggunakan materi dan software FPNA • Akses ke software FPNA berbasis internet yang dapat anda akses selama 24 jam 7 hari seminggu, dimanapun anda berada dan komputer berbasis multiplatform. Akses selama masa membership Anda dengan minimum 2 tahun. • Sertifikat dari pemerintah (qq BNSP) dan menjadi member FPSB Indonesia (lembaga sertifikasi Indonesia yang telah mendapat pengakuan global dan BNSP). Sebagai member Anda dapat mengikuti pelbagai program penyegaran untuk memastikan Anda terus terupdate dengan perkembangan terbaru

MANFAAT PROGRAM COP • Program COP menjadi jembatan bagi Anda yang ingin menjadi profesional MANFAAT PROGRAM COP • Program COP menjadi jembatan bagi Anda yang ingin menjadi profesional perencanaan keuangan dengan kualifikasi RFP dan CFP dari FPSB Indonesia, atau Qualified wealth Planner dari IAFP Global • Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 6%-6, 5%/tahun, golongan menengah Indonesia akan meningkat dari 134 juta ditahun 2010 menjadi 150 juta ditahun 2014. Merupakan potensi pasar yang luar biasa besarnya karena hanya ada (perkiraan) kurang dari 5000 perencana keuangan di Indonesia. • Berapa kebutuhan profesional perencanaan keuangan di Indonesia agar dapat melayani 150 juta golongan menengah ? apakah 100 ribu profesional memadai? ……………………………………. .

TUJUAN PERENCANAAN KEUANGAN ADALAH BEBAS FINANSIAL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Bebas TUJUAN PERENCANAAN KEUANGAN ADALAH BEBAS FINANSIAL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Bebas dari Hutang Mempunyai Dana Cadangan (dana darurat) yang memadai Memastikan Perlindungan Asuransi cukup sampai hari tua Mempunyai Penghasilan Tetap yang memadai di hari tua Mempunyai rumah yang nyaman dihari tua Menikmati hari tua bersama keluarga jalan keliling dunia Mempersiapkan modal bagi generasi penerus bila meninggal. Semua diawali dari kemampuan mengelola keuangannya

MATERI PROGRAM COP 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Mengenal Catatan Keuangan MATERI PROGRAM COP 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Mengenal Catatan Keuangan Anda Mengenal Dana Darurat (Dana Cadangan) Mengenal dan mengelola Hutang Produktif dan Konsumtif Asuransi dan Investasi Mengenal dan mengelola Aset Produktif Menjaga Likuiditas Analisa keuangan melalui financial health check (FPNA) Analisa profil risiko (FPNA)

MENGENAL CATATAN KEUANGAN ANDA Kemana uang dibelanjakan? Catatan Arus Kas Anda Berapa Kekayaan Anda MENGENAL CATATAN KEUANGAN ANDA Kemana uang dibelanjakan? Catatan Arus Kas Anda Berapa Kekayaan Anda Sekarang? Catatan Kekayaan Anda

Kemana uang dibelanjakan? Catatan Arus Kas Anda Arus Kas Masuk (Pendapatan) – Tetap – Kemana uang dibelanjakan? Catatan Arus Kas Anda Arus Kas Masuk (Pendapatan) – Tetap – Tidak tetap Arus Kas Keluar (Pengeluaran) – Tetap – Tidak tetap Arus Kas Bersih = Pendapatan – Pengeluaran Apakah Arus Kas Bersih Anda positif ?

Catatan Arus Kas Anda Mengidentifikasikan uang masuk dan keluar Menunjukkan sumber-sumber pendapatan Menunjukan sumber-sumber Catatan Arus Kas Anda Mengidentifikasikan uang masuk dan keluar Menunjukkan sumber-sumber pendapatan Menunjukan sumber-sumber pengeluaran Mengidentifikasikan dan mengendalikan pola pengeluaran Menetapkan Tujuan Keuangan dan Kebutuhan Dana Cadangan. Memberikan gambaran kemampuan keuangan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Mengembangkan budget periode mendatang Menjadi tolok ukur untuk evaluasi

PENDAPATAN 1. ARUS KAS MASUK Tetap Rp. 2. 500. 000, 00 Tidak Tetap Rp. PENDAPATAN 1. ARUS KAS MASUK Tetap Rp. 2. 500. 000, 00 Tidak Tetap Rp. 0, 00 Total Pendapatan Rp. 2. 500. 000, 00 CATATAN ARUS KAS ANDA (SETAHUN) PENGELUARAN 1. HUTANG Mortgage / KPR Rp. 0, 00 Kredit Kendaraan Rp. 600. 000, 00 Kartu Kredit Rp. 0, 00 Hutang Lain-lain Rp. 0, 00 Total Hutang Rp. 600. 000, 00 2. ASURANSI Asuransi Rp. Total Asuransi 0, 00 Rp. 0, 00 3. TABUNGAN / INVESTASI Dana Pendidikan Anak Rp. 0, 00 Dana Hari Tua Rp. 0, 00 Dana Liburan Rp. 0, 00 Dana Lain-lain Rp. 0, 00 Total Tabungan / Investasi Rp. 0, 00 4. BELANJA KELUARGA Rutin Rp. 600. 000, 00 Insidentil Rp. 400. 000, 00 Total Belanja Keluarga Rp. 1. 000, 00 Total Pengeluaran Rp. 1. 600. 000, 00 Prioritas pengeluaran yg ideal 1. Membayar hutang 2. Asuransi 3. Menabung/Investasi 4. Sisanya belanja keluarga

CATATAN ARUS KAS (SETAHUN) Total Pendapatan Rp. Total Pengeluaran Rp. (Surplus/Defisit) Rp. 2. 500. CATATAN ARUS KAS (SETAHUN) Total Pendapatan Rp. Total Pengeluaran Rp. (Surplus/Defisit) Rp. 2. 500. 000, 00 1. 600. 000, 00 900. 000, 00 Setiap orang menghadapi satu dari 3 situasi berikut: • Defisit • Pas-pasan • Surplus

Berapa Kekayaan Anda Sekarang? Catatan Kekayaan Anda • Harta (Aset) – Kas dan Aset Berapa Kekayaan Anda Sekarang? Catatan Kekayaan Anda • Harta (Aset) – Kas dan Aset Likuid – Aset Personal – Aset Investasi (Produktif) • Hutang – Jangka pendek – Jangka panjang – Hutang Baik (Produktif) Nilai Kekayaan Bersih : Total aset – Total Hutang Apakah Nilai kekayaan Bersih Anda Positif ?

Catatan Kekayaan Anda • Mengidentifikasi berapa kekayaan dan hutang yang dimiliki. • Mengidentifikasi kemampuan Catatan Kekayaan Anda • Mengidentifikasi berapa kekayaan dan hutang yang dimiliki. • Mengidentifikasi kemampuan likuiditas • Mengidentifikasi Aset dan Hutang Produktif dan Konsumtif • Membantu menetapkan tujuan keuangan • Menjadi tolok ukur untuk evaluasi

ASET / HARTA 1. ASET LIKUID (KAS dan SETARA KAS) Rp. 15. 000, 00 ASET / HARTA 1. ASET LIKUID (KAS dan SETARA KAS) Rp. 15. 000, 00 Rp. 0, 00 12. 000, 00 Total Aset Investasi Rp. 0, 00 0, 00 TOTAL ASET Rp. 27. 000, 00 Kas Rp. Total Aset Likuid Catatan Kekayaan Anda 2. ASET PERSONAL Rumah / Tanah Kendaraan Emas, Perhiasan dan koleksi Antik Aset Personal Lainnya Rp. Rp. Total Aset Personal Aset personal digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. 3. ASET INVESTASI Rumah / Tanah Kendaraan Emas, Perhiasan dan koleksi Antik Saham Portofolio Dana Deposito Jangka Panjang Aset Investasi Lainnya Rp. Rp. Aset Investasi ditujukan untuk sebagai aset produktif

Catatan Kekayaan Anda KEWAJIBAN / HUTANG 1. HUTANG JANGKA PENDEK Kartu Kredit Rp. 700. Catatan Kekayaan Anda KEWAJIBAN / HUTANG 1. HUTANG JANGKA PENDEK Kartu Kredit Rp. 700. 000, 00 Hutang-Hutang Lainnya Rp. 0, 00 Total Hutang Jangka Pendek Rp. 700. 000, 00 2. HUTANG JANGKA PANJANG Hutang KPR Rp. 0, 00 Hutang-Hutang Lainnya Rp. 0, 00 Total Hutang Jangka Panjang Rp. 0, 00 TOTAL HUTANG Rp. 700. 000, 00

Catatan Kekayaan Anda KEKAYAAN BERSIH Tinjauan Umum Kekayaan Bersih adalah sumber daya keuangan Anda Catatan Kekayaan Anda KEKAYAAN BERSIH Tinjauan Umum Kekayaan Bersih adalah sumber daya keuangan Anda secara keseluruhan dengan memperhitungkan nilai semua aset-aset yang Anda miliki dan kemudian menguranginya dengan kewajiban/hutang. Kondisi Saat Ini Jumlah kekayaan bersih anda saat ini bernilai: Rp. 27. 000, 00 - Rp. 700. 000, 00 = Rp. 26. 300. 000, 00. Nilai kekayaan bersih Anda POSITIF.

PRIORITAS MENGELOLA KEUANGAN 1. 2. 3. 4. 5. Antisipasi risiko: Membentuk Dana Cadangan (Dana PRIORITAS MENGELOLA KEUANGAN 1. 2. 3. 4. 5. Antisipasi risiko: Membentuk Dana Cadangan (Dana darurat) Menjaga likuiditas Mengelola Hutang Antisipasi risiko: berasuransi Kebutuhan Dana Masa Depan: Menyisihkan, menabung dan berinvestasi (membangun aset produktif) 6. Kebutuhan Dana kehidupan bagi keluarga 7. Review berkala keuangan Anda (FPNA)

DANA DARURAT DANA CADANGAN DANA DARURAT DANA CADANGAN

DANA DARURAT (DANA CADANGAN) • Dana darurat merupakan bentuk antisipasi dapat terjadinya sebuah risiko DANA DARURAT (DANA CADANGAN) • Dana darurat merupakan bentuk antisipasi dapat terjadinya sebuah risiko yang tidak diharapkan. • Dana darurat merupakan alokasi dana yang menjadi salah satu tujuan finansial setiap orang. • Guna darurat adalah untuk mendanai keperluan mendesak, tetapi belum dianggarkan alias insidentil. Risiko tersebut antara lain: • Pencari nafkah di-PHK, • Membayar kekurangan uang sekolah saat dibutuhkan • Perbaikan kendaraan karena rusak mendadak, • Renovasi atap rumah yang bocor dan keluarga meninggal atau sakit

DANA DARURAT Dana darurat berdasarkan besaran uang tunai atau setara tunai yang dapat diambil DANA DARURAT Dana darurat berdasarkan besaran uang tunai atau setara tunai yang dapat diambil setiap saat dalam keadaan darurat dengan nilai yang tidak menurun. 1. 2. 3. 4. 5. Menyimpan dana darurat dalam multi cash account Sebagian dalam rekening di bank sebagian dalam tabungan atau deposito jangka pendek Sebagian dalam bentuk lain seperti emas Sebagian dalam reksadana pasar uang Bila dalam keadaan mendesak, multi cash account dapat di cash kan secara berurut yang mana yang lebih cepat

DANA DARURAT Sebagai patokan, besaran dana darurat yang ideal adalah • 3 sampai 6 DANA DARURAT Sebagai patokan, besaran dana darurat yang ideal adalah • 3 sampai 6 bulan pengeluaran bulanan. • Kurang dari 3 bulan dianggap sebagai kurang ideal • Lebih dari 6 bulan dianggap kurang ideal. Perlu dipertimbangkan faktor-faktor dibawah ini: Jenis pekerjaan/usaha, Umur, status perkawinan, anak dan jumlah anak. Faktor-faktor diatas perlu dipertimbangkan apakah dana darurat 3 -6 bulan mencukupi atau kurang.

MENGELOLA HUTANG MENGELOLA HUTANG

MENGELOLA HUTANG • Berhutang berarti meminjam sejumlah uang dengan janji untuk dikembalikan di masa MENGELOLA HUTANG • Berhutang berarti meminjam sejumlah uang dengan janji untuk dikembalikan di masa nanti. • Hutang bukan buruk selama digunakan secara bijak • Hutang: Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif. • Hutang untuk keperluan yang tepat bernilai produktif. • Hutang yang dipergunakan dengan keliru akan membuat terlilit beban berat. • Perlu mengatur keseimbangan Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif

MENGELOLA HUTANG Dalam dunia yang konsumtif seperti ini, banyak Orang berhutang untuk tujuan gaya MENGELOLA HUTANG Dalam dunia yang konsumtif seperti ini, banyak Orang berhutang untuk tujuan gaya hidup. Tujuan mengelola hutang adalah agar tidak terjebak dalam keadaan besar pasak daripada tiang Tujuan jangka panjang adalah menghilangkan hutang untuk mencapai bebas finansial.

MENGELOLA HUTANG Mengenal Hutang Produktif Hutang untuk membeli sebuah barang, lalu dijadikan modal untuk MENGELOLA HUTANG Mengenal Hutang Produktif Hutang untuk membeli sebuah barang, lalu dijadikan modal untuk memperoleh penghasilan yang disebut hutang produktif. Hutang produktif dapat disebut membeli aset dan memanfaatkan aset tersebut untuk menghasilkan nilai tambah.

MENGELOLA HUTANG Contoh: • Seorang berhutang motor untuk Ojek dapat dikategorikan hutang produktif • MENGELOLA HUTANG Contoh: • Seorang berhutang motor untuk Ojek dapat dikategorikan hutang produktif • Hutang KPR untuk membeli rumah tinggal dapat dikategorikan hutang produktif karena bisa menghemat sewa rumah dan nilai rumah tsb naik setiap tahun.

MENGELOLA HUTANG Hutang Tidak Produktif (Konsumtif) Hutang Konsumtif tidak menghasilkan apa-apa bahkan bisa timbul MENGELOLA HUTANG Hutang Tidak Produktif (Konsumtif) Hutang Konsumtif tidak menghasilkan apa-apa bahkan bisa timbul beban baru atas barang yang dibeli. Berhutang untuk mengkonsumsi barang atau jasa yang nilainya terus berkurang karena dipakai atau menambah biaya baru dalam pemakaiannya. Contoh hutang konsumtif: • Berhutang untuk membeli TV baru. • Berhutang untuk membeli smartphone terbaru • Berhutang untuk memenuhi kebutuhan dasar.

MENGELOLA HUTANG Kemampuan Berhutang Kemampuan seseorang membayar hutang berbeda satu dan lainnya. sebagai pedoman MENGELOLA HUTANG Kemampuan Berhutang Kemampuan seseorang membayar hutang berbeda satu dan lainnya. sebagai pedoman kemampuan membayar hutang yang ideal adalah sebagai berikut, • Membayar total hutang tidak melebihi 35% pendapatan tetap bulanan. • Minimum 20% untuk hutang produktif. Lebih besar dari 20% lebih baik. • Maksimum 15% dapat dipakai untuk hutang konsumtif. Lebih kecil lebih baik.

MENGELOLA HUTANG Kemampuan Berhutang Kemampuan seseorang menanggung hutang berbeda satu dan lainnya. Sebagai pedoman, MENGELOLA HUTANG Kemampuan Berhutang Kemampuan seseorang menanggung hutang berbeda satu dan lainnya. Sebagai pedoman, • Jumlah hutang tidak melebihi 50% dari aset nya (hartanya) • Jumlah hutang mengecil dan menjadi NOL disaat pensiun

In-solvent (kebangkrutan) terjadi bila hutang melebih aset/harta seseorang. Pengelolaan hutang yang baik dapat menghindarkan In-solvent (kebangkrutan) terjadi bila hutang melebih aset/harta seseorang. Pengelolaan hutang yang baik dapat menghindarkan seseorang Dari kebangkrutan

ASURANSI ASURANSI

BERASURANSI Berasuransi berarti mentransfer risiko terjadinya kematian dini, cacat dan sakit kepada perusahaan asuransi BERASURANSI Berasuransi berarti mentransfer risiko terjadinya kematian dini, cacat dan sakit kepada perusahaan asuransi Salah satu tujuan berasuransi adalah adanya kepastian penghasilan Pencari Nafkah Keluarga sampai usia tertentu bagi keluarga walaupun dia meninggal, cacat dan sakit kritis.

BERASURANSI Risiko terhadap jiwa dan kesehatan seseorang tidak bisa diprediksi. Berasuransi berarti membayar sejumlah BERASURANSI Risiko terhadap jiwa dan kesehatan seseorang tidak bisa diprediksi. Berasuransi berarti membayar sejumlah dana kepada perusahaan asuransi agar bila terjadi risiko tersebut maka kepastian penghasilan tetap aman. Berapa yang disisihkan untuk premi proteksi asuransi? Sesuai kemampuan, paling sedikit 10% dari penghasilan tetap

MENABUNG DAN INVESTASI Membangun Pohon Uang MENABUNG DAN INVESTASI Membangun Pohon Uang

RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Menabung berarti menyisihkan sebagian penghasilannya sebelum dibelanjakan dengan disiplin dan RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Menabung berarti menyisihkan sebagian penghasilannya sebelum dibelanjakan dengan disiplin dan menyimpan secara aman untuk Mencapai tujuan keuangan masa kini dan masa depan.

RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Contoh: menyisihkan sebagian penghasilan untuk tujuan membentuk dana darurat, dana RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Contoh: menyisihkan sebagian penghasilan untuk tujuan membentuk dana darurat, dana pendidikan anak, dana hari tua dan lain-lainnya

MENABUNG DAN BERINVESTASI Menabung berarti Berinvestasi perlu mengenal profil risiko seseorang dalam mengambil risiko MENABUNG DAN BERINVESTASI Menabung berarti Berinvestasi perlu mengenal profil risiko seseorang dalam mengambil risiko investasi yang bisa berbeda satu dan lainnya. Contoh Profil A bisa berbeda dengan B saat mengambil risiko investasi, yang akan membedakan strategi dan hasil investasi yang dia akan peroleh

MENABUNG DAN BERINVESTASI Pedoman Paling sedikit 10% dari penghasilan tetapnya sebelum keperluan rumah tangga MENABUNG DAN BERINVESTASI Pedoman Paling sedikit 10% dari penghasilan tetapnya sebelum keperluan rumah tangga

WORKSHOP – FPNA Dibimbing oleh Listed Mentor • Latihan menggunakan FPNA dengan contoh kasus WORKSHOP – FPNA Dibimbing oleh Listed Mentor • Latihan menggunakan FPNA dengan contoh kasus – Siti Fitria • Membangun kasus- kasus lain dan melakukan presentasi • Latihan ujian menggunakan mock-up ujian yang bisa di down load dari www. sentramentor. com • Ujian sesuai jadwal

Thank You TERIMAKASIH Thank You TERIMAKASIH